Salahkah Kita Jika Melamar Kerja di Usia 40an?

Table of Contents
Bing Image Creator


Kadang suka heran dengan beberapa perusahaan di negara kita, dimana usia terkadang menjadi penghalang seseorang untuk bisa melamar pekerjaan.

Bahkan tak jarang saya melihat ada perusahaan yang langsung memberikan batasan maksimal usia 30 tahun untuk calon pelamar. Lalu bagaimana yang sudah berusia 31 tahun ke atas? Apakah mereka tidak berhak untuk mencoba bersaing di dunia kerja? Jika iya, sungguh malang nasib para tenaga kerja produktif berusia di atas 30 tahun.

Pada kesempatan kali ini, saya ingin membahas mengenai cukup sulitnya mencari pekerjaan di usia yang terbilang tidak muda lagi, yaitu usia di atas 40 tahunan.

Jadi saya perhatikan banyak sekali pergeseran pola dalam lowongan kerja di negara kita saat ini dibandingkan dengan 10 tahun yang lalu. 

Kebetulan saya tergabung ke dalam Whatsapp group komunitas yang menyediakan info lowongan kerja untuk area Surabaya. Dan betapa tercengangnya saya begitu melihat sebagian besar lowongan kerja mensyaratkan usia yang tidak lebih dari 35 tahun pada beberapa posisi.

Iya, saya paham jika posisi front office itu lebih banyak bertemu dengan banyak orang sehingga diharapkan tenaga kerja yang menempati posisi itu berusia muda. Namun anehnya, tidak hanya posisi front office yang mengharuskan usia tidak boleh melebihi 30 tahun, ada juga posisi back office yang mensyaratkan demikian.

Saya tidak ingin menggeneralisasikan batasan usia yang cenderung diskriminatif dalam lapangan kerja kita, namun memang realitanya begitu yang saya temui.

Bahkan ketika saya nekat melamar kerja meskipun sudah tahu kalau usia tidak memenuhi syarat pun, memang terkesan sia-sia. Divisi personalia pun saya yakin akan langsung mengeliminasi berkas lamaran kerja saya manakala lihat tahun kelahiran, wkwkwk.

Saya mencoba menganalisa sendiri, kenapa sih zaman sekarang banyak perusahaan yang mencari kandidat tenaga kerja berusia muda, bahkan dengan minim pengalaman. Mungkin ini beberapa faktornya:
  • Tenaga kerja usia muda lebih mudah diatur
  • Tenaga kerja usia muda tidak terlalu memiliki ekspektasi pada gaji. Mereka digaji kecil mungkin mau dikarenakan untuk menambah pengalaman kerja dan portofolio.
  • Tenaga kerja usia muda lebih punya energi tinggi sehingga cepat dalam belajar semua tanggung jawab pekerjaan.
Namun bukan berarti tenaga kerja berusia tua yaitu sekitar 40 tahun ke atas tidak bisa diajak berkolaborasi dengan tim di sebuah perusahaan. Ada beberapa faktor dimana tenaga kerja usia matang (baca: 40 tahun ke atas) bisa dipertimbangkan untuk bekerja di sebuah perusahaan:
  • Tenaga kerja berusia 40 tahun ke atas, meskipun dari segi pengalaman sudah mumpuni, namun ada masa dimana mereka tidak punya pilihan hidup. Hal inilah yang membuat tenaga kerja usia matang juga bersedia untuk bekerja meskipun gaji tidak sesuai dengan ekspektasi mereka.
  • Meskipun tenaga kerja berusia 40 tahun ke atas kebanyakan sudah berkeluarga, namun mereka punya komitmen terhadap pekerjaan. Ada sebagian perusahaan yang tidak mau memperkerjakan tenaga kerja usia 40 tahun ke atas karena khawatir mereka akan sering izin mengatasnamakan urusan keluarga. Padahal ya tidak juga. Bagaimana dengan tenaga kerja usia muda sekarang yang terkadang banyak dramanya juga? 
  • Tenaga kerja usia matang di atas 40 tahun biasanya punya tekad dan kemauan yang lebih tinggi untuk belajar. Hal ini dikarenakan mereka berupaya untuk bisa tetap bekerja di perusahaan tersebut sehingga memikirkan bagaimana caranya bisa survive di kantor. Salah satunya ya dengan upgrade knowledge baru.
Bagi saya pribadi usia bukanlah penghalang seseorang untuk bekerja. Selama masih dalam usia produktif dan sehat secara fisik, maka orang yang sudah berusia 40 tahun ke atas pun punya hak untuk mendapatkan pekerjaan.

Apalagi zaman sekarang, hidup bisa dibilang makin susah. Barang-barang kebutuhan pokok makin mahal sehingga satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dengan bekerja.

Tak ada yang salah apabila di perusahaanmu ada tenaga kerja usia 40 tahun ke atas yang sedang mencari kerja. Coba beri mereka kesempatan untuk melalui sesi interview agar kamu sebagai pemilik perusahaan bisa mendengar penjelasan mengenai motivasi mencari kerja.

Terkadang kita gugur duluan sebelum berperang dalam dunia kerja bukan karena tidak punya kompetensi, melainkan karena sudah tereliminasi duluan. Tentu saja banyak faktor penyebabnya, namun yang paling menyedihkan jika faktor utama gagal di tahap awal karena faktor usia.

Penutup

Untuk kalian yang suka baca artikel blog lifestyle, maka bisa mengunjungi blognya mbak Dian Restu Agustina karena di blog beliau, ada banyak artikel tentang kecantikan, pendidikan hingga motivasi yang bisa dibaca untuk bisa menambah wawasan.

Dan untuk kalian yang saat ini sedang berjuang mencari pekerjaan di usia yang tidak muda lagi, maka jangan pernah berputus asa ya! Tetap tingkatkan skill dan teruslah melamar pekerjaan di perusahaan yang diinginkan. Karena kita tidak akan pernah tahu, kapan rezeki pekerjaan itu akan menghampiri.


Posting Komentar